Wednesday, 11 June 2014

PANDUAN PASIEN KANKER PAYUDARA ( PART I )




Kanker adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang berlebihan / abnormal, dan tak terkendali, ganas (destruktif / merusak), dan juga dapat menyebar / metastase melalui sistem peredaran darah dan sistem limfatik, dinamis, bisa bersifat masa yang solid, bisa juga non solid.

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang angka kejadiannya paling tertinggi di Indonesia terutama pada wanita.

Kemungkinan yang terjadi pada kanker payudara adalah:


  1. Nyeri bahu pada sisi kanker
  2. Baal pada lengan / jari sisi kanker
  3. Keterbatasan gerak sendi lengan pada sisi kanker
  4. Pembengkakan lengan / limfedema pada sisi kanker
  5. Hal – hal yang perlu diperhatikan setelah operasi pada pasien kanker payudara:
  6. Perawatan lengan pada sisi operasi
  7. Pengukuran lingkar lengan sisi operasi :
    • Mengukur lingkar lengan dilakukan satu minggu sekali selama 3 – 6 bulan dan dibandingkan dengan sisi yang sehat.
    • Bila terdapat perbedaan > 2cm atau tanda – tanda demam, merah, nyeri pada sisi lengan bengkak sgera konsultasikan ke dokter Spesialis Rehabilitasi Medik.
  8. Pengukuran lingkup gerak sendi
  9. Mengetahui cara – cara mencegah dan mengatasi limfedema
  10. Teknik dasar latihan setelah operasi payudara :
  • Latihan ankle pumping (menggerakkan pergelangan kaki dengan menarik keatas, kebawah, kedalam, keluar, dan memutar) 
  • Latihan lingkup gerak sendi terutama bahu sesisi operasi ke semua arah gerakan sendi
  • Latihan regangan sendi, otot dan lengan
  • Latihan pernafasan dan rileksasi
  • Pertahankan latihan tersebut setiap hari selama 6 bulan
Pertanyaan :
-          Kapan dimulai perawatan Rehabilitasi Medik?
·         Segera setelah operasi payudara
·         Segera setelah timbulnya keluhan diatas
-          Waktu untuk melakukan evaluasi / kontrol dokter?
·         Segera setelah timbulnya keluhan diatas

No comments:

Post a Comment